Sabtu, 08 Februari 2014

NOVELKU "BISAKAH SELAMANYA BERSAMA?"

novelku BISAKAH SELAMANYA BERSAMA

hay ketemu lagi dengan saya ANNISA AZZAHRA PUTRI kali ini saya akan memberitau kalian bahwa bsaya telah membuat sejenis Novel yang berjudul

novel ini adalah novel pertamana saya, sengaja saya membuat novel mini di mana saya meringkas novel saya dari yang 21 bagian menjadi 12 bagian,

saya mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan,dan mohon maaf bila ada kesamaan cerita, nama, tempat, lagu dllnya. yasudah dari pada berlama-lama mending langsung ke halaman berikutnya

"BISAKAH SELAMANYA BERSAMA?"

 

Novel ini menceritakan sebuah percintaan yang abadi dari anak SMP sampai maut yang memisahkan, di novel ini di ceritakan suka dan duka gadis yang bernama Syira yang memiliki hobi bermain biola itu dan karna penyakit mematikan yang di deritannya sudah memasuki stadium lanjut, tapi seorang pahlawan yang bernama Vadly membantunya untuk dapat sembuh kembali.

mau tau lebih lanjutnya silahkan baca dan jangan lupa likenya ya.. 

artikel ini berjumlah 12 dari no 1-12 itu semua berkelanjutan ..

silahkan membaca...

 

Bisakah selamanya bersama?








lanjutannya di 1. bisakah selamanya bersama?--->  :)



1.bisakah selamanya bersama?



1.       Inilah Aku..

  
Pagi hari yang cerah ini aku terbebas dari kegiatan sekolah, karena hari ini hari minggu tepat hari libur , pagi ini kulakukan dengan ritual bersama keluargaku di setiap pagi hari.. 
ohya hampir saja lupa namaku Assyira Azzahra Putri Radian (Syira) aku anak ke 3 di keluarga ini aku memiliki 2 kakak laki-laki , yakni  Rizky najm Putra Radian (Rizky),dan Razky Azan Putra Radian (Razky),

di keluarga ini aku mempunyai 2 pahlawan yaitu kedua orang tua ku Ibu & Bapak ku. Aku anak kelas 1 SMP di SMPN 1 Jakarta , sedangkan ka Rizky skarang dia kelas 2 SMA di tmpat yg sama dengan ku, dan ka Razky skarang dia keles 3 SMA di tempat yang sama juga, sudah dulu ya cerita-ceritanya skrng aku mau pergi tamasya bersama keluargaku, ya walaupun kita hanya ke Dufan tapi dari pada diam terus di rumah kan sangat jenuh..

~Dufan~

"rara.. keliling yu nanti kakak beliin harumanis deh.." ~ucap ka razky~
"boleh tuh ka.."~jawabku~
"jangan ra mending ikut abang aja naik kora-kora"~sela ka rizky~ "boleh juga sih.. tapi ka Razky gimana bang?"
"udah jangan di pikirin si razky mah"~ucap ka rizky spontan~
"enak aja ni si abang kan rara udah deal sama aku duluan"~balas ka razky marah~
"udah-udah jangan berantem Rara mending ikut ibu aja, dah.. " 

~ucapku yang lalu pergi meninggalkan ka Rizky, & ka Razky~

 Hari ini sudah hampir gelap dan waktu yg berada di tanganku sudah menunjukan pukul 05.00 semua keluarga ku sudah mulai bergegas untuk pulang.. tapi aku masih  menikmati harumanis yg ku beli di sana

~Rumah (kamar Syira)~

Hoam... suaraku mengantuk, tamsya tadi sangat melelahkan.. yg apada akhirnya aku tertidur pulas di atas ranjangku yg berwarna biru itu

~pagi Hari~

kring... kring... kring...

suara alarem jam ku telah menunjukan angka 04.30 aku segera bangun dan berjalan ke kamar mandi untuk mandi, dan aku tidak akn lupa untuk shalat subuh terlebih dahulu.. kini waktu menunjukan angka 05.15 aku segera ke bawah dan ku lihatdari tangga ibu sedang menyiapkan sarapan pagi untuk sarapaan pagi yg selalu keluarga ku lakukan,
tak lama ka Razky keluar dari kamarnya dengan handuk yg berada di bahu kirinya dan hanya menggunakan celana pendek saja, nampaknya ka Razky kesiangan 

"sudah shalat subuh ka ?"~tanyaku~
"belum.."~jawab ka razky santai~
"loh ko santai hanyo cepat shalat dulu"~jawabku spontan~ 
"iya ini juga mau bawel.." ~ucap ka razky sambil mengacak-ngacak rambut ku~
"ah.. ka Razky.. kunciranku kan jadi berantakan" ~ucapku kesal~
"ada apa sih Ra?"~tanya ibu penasaran~
"ini loh bu ka Razkynya masa rambut rara di acak-acak"~aduku~
"boong bu"~teriak ka razky dari dalam kamar mandi~

kini pukul telah menunjukan 05.30 semua keluargaku sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan seperti ritual setiap paginya , wajahku masih sedikit kesal dengan ka Razky ,setelah selesai menyantap masakan ibu yang sangat lezat itu kini semua sudah bersiap-siap ketempat tujuan masing-masing
aku , ka Rizky,dan ka razky pergi sekolah menaiki mobil ka Razky..

~di sekolah~

aku langsug bergegas untuk menuju kelasku yg berada di lantai 2 itu hari ini hari senin dan hari ini aku ada jadwal piket kelas
 sekoalah ku dan ke 2 kk ku memang sama tapisekolah ini di bagi menjadi 3 SD,SMP,& SMA tpi semuanya di pisah seperti lapangan upacara dan bangunan sekolahnya yg menghubungkannya hanyalah kantin saja. 

kini jam telah menunjukan pukul 07.00 dan semua siswa telah berkumpul untuk siap-siap upacara petugas upacara kali ini adalah para osis dan yg menjadi pemimpin upacaranya adalah ketua osis yg memiliki wajah tampan serta ramah dan baik hati, sebab itu kali ini semua siswa berlomba-lomba untuk mendapat barisan yg pertama, dan kini aku salah satu orang yg beruntung karna aku mendapat barisan pertama yg langsung di depan pemimpin upacara itu,
kali ini aku melihat ada yg aneh dengan ketua osis itu tidak seperti biasa wajahnya terlihat pucat dan sangat tak bertenaga dan benar saja beberapa menit kemudian dia jatuh pingsang dan para PMR langsung membawanya ke UKS sekolah kami, tapi upacara tetap berjalan karna tura langsung menggantikan pemimpin upacara itu,

rasanya aku ingin membantu tapi bagai mana?, aha... ~sebuah ide terpikirkan oleh ku~ aku mengangkat tangankudan seketika para PMR berdatangan kepada ku, aku di bawa ke ruang UKS yg di sana terdapat ketua osis itu yg masih belum sadar ,tak lama beberapa petugas PMR datang menghampiri ku yg 1 memberikan ku beberapa makanan dan air putih, yg satu menanya apa yg aku rasa, jujur aku sangat gk ngerasa apa-apa seketika aku langsung berkata "aku pusing dan tidak enak perut ka" setelah aku berkata bgitu mereka menyuruhku memekan nasi yg telah di sediakan dan 1 obat maag, lalu mereka pergi untuk kembali bertugas dan membiarkan ku berduaan di dalam ruangan itu.

Rasa bimbang yang sedang ku rasakan antara senang dan juga khasian,aku terus menerus menatapi wajah ketua osis itu hingga terlamun, tak sadar ketua osis itu sudah sadar dan dia menatapku heran seketika aku langsung tersadar aku langsung menunduk karena malu,lalu dia memberikan senyuman pada ku.. yg membuat ku sangat nge fly dan salting, 

"hey? kmu kenapa ?"~tanya ketua osis yang sudah terbangun itu~
" aku.. eh.. eh.."~jawabku ragu-ragu~
" cewek unik"~ujar ketua osis itu dengan nada suara pelan dan menggelengkan kepala~
"aku ?"~tanyaku bingung~
"ya iya lah.."~jawab ketua osis itu cuek~

aku menunduk malu, lalu ku lihat dia sedang berusaha mengambil minum yg berada di meja itu tp tangannya tak sampai yg pada akhirnya dia hampir jatuh, aku langsung memegangnya dan membantunya mengambil air itu ,

"kalau kalau kaka butuh bantuan bilang aja sama aku nanti aku bantuin ka."~ujarku sambil memberikan gelas yg berisi air itu~
"makasih" ~balas ketua osis itu lalu memberi senyuman~
"sama-sama" ~jawabku singkat~
"kamu anak kelas berapa ko manggil kakak?"~tanyanya bingung~
"aku anak kelas 7A ka"
"oh.. pantes manggil kk aku 8C nama aku Vadly Hendrawan panggil aja Vadly,kamu ?"~ujarketua osis itu yg lalu memperkenalkan diri~
"aku Assyra Azzahra Putri Radian, panggil aja Syira ka"~jawabku yg lalu memperkenalkan diri juga~
" nama kamu cantik, secantik orangnya juga"~ujar ketua osis yg bernama Vadly itu~
"ohehe.. makasih ka, kk juga namnaya keren sekeren orangnya"~jawabku malu~
"hah? apa tadi kamu bilang ?"~tanyanya menyindir     ~
"ha enggak-enggak tadi aku gak bilang apa-apa"~aku menunduk dengan malu malu~
"haha..kamu tuh orang yg bener-bener unik hehe..”
"ih.."
"bercanda kali.. oh ya kelas kamu sama kelas aku satu arah kan ?"
"iya ka , kenapa?"
"kayanya upacara udah selesai, ke atas nya bareng yuk?"
"iya ka boleh-boleh"

gila mimpi apa aku semalem bisa jalan bareng ka Vadly orang yang paling di idoain cewek-cewek di sekolah ini
sepanjang aku jalan dari UKS untuk ke lantai3 itu diliatin oleh mata-mata iri dari semua cewek-cewek

"ka aku duluan ya masuk ke kelas"~ujarku yang lalu pergi meninggalkannya~
"ok"~jawabnya singkat~

 ~di kelas ~

ya ampun.. rasanya aku sangat senang bisa deket sama ka Vadly..
"lu kenapa ra ?"~tanya maria penasaran saat melihat aku salah tingkah~
"lu pasti gk percaya, tadi gue baru kenalan dan jalan bareng sama ka Vadli"
"Vadly mana?"
"yey.. itu loh Vadly yang ketua osis itu"
"hah? ciusan loh ?"~tanya maria kaget~
"iya suer "~jawabku dengan muka serius~

~teeeet.... teeeet....~

bel sekolah akhirnya berbunyi dn smua murid memasuki ruangannya masing-masing termaksud aku dan Maria, pelajaran pertama hari ini adalah IPA dan kini pelajaran IPA membahas tentang sel-sel sumpah gk ngerti bnget,

~teeet.... teeet.... ~
 
jam pelajaran pertama selesai dan sekarang memasuki pelajaran ke dua, untung di jam ini gurunya sedang tidak ada jadi semua murid pada keluar kelas termaksud aku dan maria,
tiba-tiba aku melihat ka vadly dari arah tangga, dia lagsung menghampiri ku 

"hay ra"~sapa ka vadly~
"hay juga ka" ~malu malu ~ "oh ya ka ini Maria temen aku"
"oh hay maria"
"oh iya " ~senyum-senyum~
"oh iya ra, nanti malem kan peresmian osis kan, mau dateng sama siapa ?"~tanya ka Vadly~
"em... kayanya sama Maria deh"
"eh sorry ra, nti malam gue jalan sama anto” ~ujar maria yg memutuskan pembicaraan~
"ya.. trus aku,,"~tanyaku bingung~
“sorry ra” ~jawab maria dengan nada suara bersalah~
"sama kaka aja gimana?"~tawar ka vadly~
"em.. ya asal gak ngerepotin sih rara mah boleh-boleh aka ka"
"ok di tunggu ya nanti malam"
"iya ka" ~ gigit bibir dan senyum-senyum malu~

~pulang sekolah~

Gila hari ini tuh gk di sangka banget tapi bagus sih ternyata gak sia-sia tadi aku sedikit berbohong tapi aneh deh kenapa tiba-tiba ka Vadly ini kaya perhatian gitu ke aku padahal kita baru kenalan tdi pagi.. ya tapi seneng sih soalnya dia kan idola ku.. ~ujar ku sambil berjalan menuju parkiran mobil ka Razky

"Syira..." teeen...”~teriak ka vadly yg membunyikan kelakson motor besarnya~
~nengok ke belakang~ " oh iya ka"
"pulang bareng yuk.."
"pulang bareng? gimana ya.. ka.. tapi maaf ya ka soalnya aku udh di jemput kaka aku, kita ketemu nanti malam aja ya ka"
"yaudah.. oh ya aku minta no hp kamu ya"
" 085712311509, ka"
“ok thanks yaudah deh duluan ya"
“iya ka”

Aku kembali melanjutkan perjalananku menuju mobil ka Razky,gak sadar bahwa ke 2 kakak ku sudah menunggu di dpan mobil

“lama banget si lu ra”~ujar ka rizky~
“sorry deh ka, yaudh tunggu apa lagi berangkat yuk” ayoo...”

~rumah~

aku harus siap-siap buat acara nanti malam sebenarnya gk perlu rapih rapih juga sih aku harus terlihat biasa aja jangan sampe aku kelihatan norak banget 

"ibu.. ibu.."~teriaku sambil menghampiri ibu di dapur~
"kenapa ra ?"~jawab ibu yang sedang memasak ikan asin itu~
"ini bu nanti malam ada acara di sekolah jm 7an bu, tapi rara gk tau mau pake baju yg mana?
"oh.. gitu sebentar ya ibu angkat ikannya dulu”~mematikan kompor dan memindahkan ikannya~ “ayo ikut ibu ke kamar” ~menuju kamar~ “nah ini ra ini baju ibu waktu masih kecil, ya tapi bajunya masih ibu simpan karna ibu tau baju itu pasti akan terpakai lagi untuk kamu ra"
"iya bu masih bagus makasih ya bu" rara ke kamar dulu ya bu..."

~di kamar ~

gak lama aku cobain baju itu tiba-tiba hp ku yang ada di atas kasur biru itu berdering, ternyata 1 pesan muncul di layar hp dengan nomor yg tidak di kenal dan sms itu  bertuliskan

hay syira,
ini kk Vadly oh ya acaranya di majukan jadi jam set 7, oh iya ,siap siap siap buat nanti malam ya jangan lupa dandan yg cantik soalnya kan kmu berpasangan sama aku kalau kamu nanti jelek an malu maluin aku ok
bey... + save no aku ya

hahahaha... ya ampun rasa bener-bener pengen nge fly..banget saat baca sms itu, aku langsung menjatuhkan badanku ke kasur ku itu tapi gak lama rasanya perut ku lapar banget deh , aku keluar dari kamar dan di sebelah kamar sudah ada ka Rizky yg sedang duduk meminum secangkir es kopi

"ngampai lu ketawa-ketawa ra?"~tanya ka rizky sambil meminum es kopi itu~
" ye.. kepo deh"
"sms dari pacar ya?" hayo,, ngaku.."
"apaan sih ka rizky ini, don't be noisy please..!"
" so lu, cempreng"
"bodo amat... bodo amat..."~pergi meninggalkan ka rizky dan menuju meja makan~


>>>>lanjutannya di 2.bisakah selamanya bersama?